Liputan6.com, Yogyakarta: Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membuktikan bahwa air juga dapat diubah menjadi bahan bakar melalui proses hidrofuel. Temuan produk hidrofuel yang diberi nama banyugeni ini mempunyai empat varian. Yakni hidro-kerosen (setara minyak tanah), hidro-diesel (setara solar), hidro-premium (setara bensin), serta hedro-avtur (setara bahan bakar jet). Hasil penelitian yang dilakukan sejak empat tahun silam itu telah diuji di laboratorium internasional dan memenuhi standar minyak dan gas.
Hasil temuan ini pun langsung di uji coba di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (15/2). Hidro-koresen untuk lampu dan kompor minyak. Hidro-diesel untuk mesin traktor serta hidro-premium untuk sepeda motor. Sedangkan untuk hidro-avtur, uji coba langsung tengah dalam proses pelaksanaan.
Untuk bisa merubah air bisa menjadi bahan bakar ini digunakan teknologi mekanoternal elektrokemis yang mencakup empat macam proses. Yakni mekanik, thernal, listrik, dan kimiawi. Dengan tahapan ini air bisa berubah sifat dasarnya menjadi bahan bakar apa pun. Namun penelitian ini masih menunggu pengembangan lebih lanjut agar bisa diterapkan lebih sempurna.(BOG/Ferry Aditri)